Mahasiswi Prodi Bahasa Inggris UMS Rappang Teliti Gaya Komunikasi Nonverbal Mahasiswa Magang di Taiwan

BERITA TERKINI107 Dilihat

WANUAMILENIALTODAY, SIDRAP – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar Seminar Proposal Skripsi. Seminar yang digelar daring via Zoom Meeting pada Senin (6/7/2026) ini mengangkat topik menarik seputar dunia kerja global.

Mahasiswa kali ini Wirnayanti, mahasiswi yang memaparkan rancangan penelitiannya yang cukup berbobot. Ia membawakan judul “Nonverbal Communication Styles of Internship Students from Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang in Taiwan: A Qualitative Study of Their Influence on Workplace Interaction.”

Penelitian kualitatif ini membidik bagaimana gaya komunikasi nonverbal mahasiswa magang asal UMS Rappang memengaruhi interaksi mereka di dunia kerja Taiwan. Langkah ini menjadi bagian penting dari proses akademik kampus dalam menelurkan riset yang relevan dengan kebutuhan industri internasional.

Baca Juga :  Hari Keempat PORSENIJAR Sulsel 2026, Perolehan Medali Mulai Memanas

Jalannya seminar berlangsung dinamis. Tim akademik yang mengawal seminar ini di antaranya Dr. Sam Hermansyah, S.Pd.I., M.Pd. selaku Pembimbing I, Dr. Buhari, S.Pd., M.Pd. selaku Pembimbing II, serta Sitti Aisa, S.Pd., M.Pd. yang bertindak sebagai dosen penguji.

Sepanjang sesi, Wirnayanti tidak hanya memaparkan rancangan risetnya, tetapi juga ‘dihujani’ berbagai masukan konstruktif. Mulai dari penyempurnaan metodologi, instrumen riset, hingga fokus analisis dibedah demi mendongkrak kualitas akademik penelitian tersebut.

Apresiasi tinggi datang dari sang Pembimbing I, Dr. Sam Hermansyah. Ia menilai topik yang diangkat oleh anak bimbingannya itu sangat krusial di era borderless saat ini.

“Saya mengapresiasi semangat Wirnayanti dalam mengangkat tema komunikasi nonverbal mahasiswa magang di Taiwan yang sangat relevan dengan perkembangan dunia kerja internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial

Dr. Sam berharap, masukan dari tim penguji dan pembimbing bisa menjadi modal kuat bagi Wirnayanti untuk mempertajam proposalnya. Targetnya, riset ini bisa memberikan kontribusi dalam kajian komunikasi lintas budaya.

“Semoga penelitian ini dapat diselesaikan tepat waktu, menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas, serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *