Jaga Mutu Akademik, UMS Rappang Uji Proposal Disertasi 10 Mahasiswa S3 

BERITA TERKINI66 Dilihat

WANUAMILENIALTODAY, MAKASSAR – Program Doktor (S3) Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Ujian Kolokium bagi 10 mahasiswa di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi tahapan wajib sebelum mahasiswa melanjutkan penelitian disertasi.

Dalam kolokium tersebut, setiap mahasiswa mempresentasikan proposal penelitian di hadapan tim promotor dan penguji. Forum ini menjadi wadah untuk menguji kelayakan rancangan penelitian sekaligus memperoleh masukan guna menyempurnakan disertasi yang akan disusun.

Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., mengatakan kolokium merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan doktoral.

“Kolokium bukan sekadar tahapan akademik, tetapi menjadi ruang ilmiah untuk menguji ketajaman berpikir, kebaruan gagasan, dan kesiapan mahasiswa dalam menyusun disertasi yang berkualitas. Kami berharap seluruh mahasiswa mampu menghasilkan penelitian yang inovatif dan memberikan solusi atas berbagai persoalan pembangunan, khususnya di sektor administrasi publik,” kata Prof. Jamaluddin.

Baca Juga :  Tampilkan Produk Lokal Berkelas, Stan Sidrap Curi Perhatian di Pameran HUT Dekranas

Menurutnya, proses kolokium juga menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu akademik agar setiap disertasi yang dihasilkan memiliki kualitas ilmiah yang tinggi, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu mendukung kebijakan publik berbasis riset.

Selama pelaksanaan kolokium, tim promotor dan penguji memberikan berbagai masukan kepada mahasiswa, mulai dari penyempurnaan kerangka teori, metodologi penelitian, hingga penguatan kontribusi ilmiah yang akan dihasilkan melalui disertasi.

Melalui pelaksanaan ujian kolokium ini, UMS Rappang menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan doktor yang memiliki kompetensi akademik, integritas, serta mampu menghasilkan riset yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu administrasi publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *