Riset Mahasiswi UMS Rappang: Anak Lebih Percaya Diri Berkomunikasi Berkat Peran Aktif Orang Tua 

WANUAMILENIALTODAY, SIDRAP – Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar ujian skripsi mahasiswa yang berlangsung di Ruang Ujian FKIP UMS Rappang, Senin (8/6/2026). Pada kesempatan tersebut, mahasiswi atas nama Isma Sry Rahayu mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Peran Orang Tua terhadap Pemerolehan…

WANUAMILENIALTODAY, SIDRAP – Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar ujian skripsi mahasiswa yang berlangsung di Ruang Ujian FKIP UMS Rappang, Senin (8/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, mahasiswi atas nama Isma Sry Rahayu mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Peran Orang Tua terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun” di hadapan tim penguji dan dosen pembimbing.

Tim penguji dalam ujian tersebut terdiri atas Kamal, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Penguji, Suardi Zain, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Penguji, Dr. Hj. Nuraini K., M.Pd. selaku Pembimbing I, Dr. Jumiati Lanta, S.Pd., M.Pd. sebagai Pembimbing II, serta Dr. Suhartini K., S.Pd., M.Pd. sebagai penguji.

Dalam pemaparannya, Isma menjelaskan bahwa penelitian tersebut mengkaji peran orang tua dalam pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun yang merupakan fase penting dalam perkembangan kemampuan komunikasi dan kognitif anak.

Baca Juga :  Pemberian Makanan Tambahan di Rumah Gizi Lanrang, Wabup Sidrap Tekankan Pentingnya Gizi Bebas Pengawet

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk keterlibatan orang tua serta dampaknya terhadap pemerolehan bahasa anak dalam lingkungan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan melibatkan dua orang tua yang memiliki anak berusia 3 tahun sebagai subjek penelitian.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam yang berfokus pada pola komunikasi keluarga, pemberian stimulus bahasa, respons terhadap ujaran anak, keteladanan penggunaan bahasa, serta lingkungan emosional yang dibangun orang tua dalam keluarga.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua diwujudkan melalui komunikasi yang intens dan dua arah, pemberian stimulus bahasa yang konsisten dan kontekstual, respons yang positif terhadap ujaran anak, serta keteladanan dalam penggunaan bahasa yang baik,” ujar Isma saat memaparkan hasil penelitiannya.

Baca Juga :  Sat. Reskrim Sidrap Perkuat Kepedulian Sosial melalui Jumat Berkah

Ia menjelaskan bahwa lingkungan emosional yang suportif turut memperkuat proses pemerolehan bahasa anak. Dampak dari peran tersebut terlihat pada perkembangan kosakata anak yang lebih luas, kemampuan menyusun kalimat sederhana dengan struktur yang jelas, pemahaman terhadap instruksi yang lebih kompleks, hingga meningkatnya kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi.

Selain itu, keterlibatan kedua orang tua memberikan variasi input linguistik yang memperkaya pengalaman berbahasa anak sejak usia dini.

Penelitian tersebut juga telah dipublikasikan pada jurnal ilmiah nasional melalui Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, sebagai bentuk luaran penelitian dan publikasi ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UMS Rappang.

Ketua Penguji, Kamal, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi penelitian yang dilakukan Isma karena mengangkat isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya dalam pendidikan anak usia dini.

Baca Juga :  Elisabeth Y. Flassy Wandik Hadir di Douw, Membawa Gizi, Motivasi, dan Harapan untuk Masa Depan Papua

“Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keluarga, terutama orang tua, memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para orang tua untuk lebih aktif membangun komunikasi yang berkualitas dengan anak sejak usia dini,” ujarnya.

Kamal juga berharap mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia terus menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi syarat akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dapat dipublikasikan pada jurnal-jurnal ilmiah bereputasi.

Dengan terlaksananya ujian skripsi ini, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMS Rappang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah mahasiswa sebagai bagian dari peningkatan kualitas akademik di lingkungan kampus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *