Mahasiswi Pendidikan Bahasa Indonesia UMS Rappang Bedah Nilai Sosial dalam Cerpen 

WANUAMILENIALTODAY, SIDRAP – Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar sidang skripsi mahasiswa yang berlangsung di Ruang Ujian FKIP UMS Rappang, Selasa (9/6/2026). Pada kesempatan tersebut, mahasiswi Marlina mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Representasi Nilai Sosial dalam Cerpen Orang-Orang Aneh dari Selatan…

WANUAMILENIALTODAY, SIDRAP – Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar sidang skripsi mahasiswa yang berlangsung di Ruang Ujian FKIP UMS Rappang, Selasa (9/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, mahasiswi Marlina mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Representasi Nilai Sosial dalam Cerpen Orang-Orang Aneh dari Selatan Karya Ni Komang Ariani” di hadapan tim penguji dan dosen pembimbing.

Sidang skripsi dipimpin oleh Ketua Penguji, Dr. Hj. Nuraini Kasman, M.Pd., dengan Sekretaris Penguji Saifullah, S.Pd., M.Pd. Turut hadir sebagai penguji dan pembimbing yakni Dr. Suhartini Khalik, S.Pd., M.Pd., Dr. M. Nurzin R., S.Pd., M.Pd., selaku Pembimbing I, serta Jusrianto Jala, S.Pd., M.Pd., sebagai anggota penguji.

Baca Juga :  H. Syahirin Dukung Penuh kilau99 juara, Hat-trick Dzaky Asraf Bawa Kilau 99 Tumbangkan SF Gold 3-0 Melaju ke Semifinal Sidrap Cup 2026  

Dalam pemaparannya, Marlina menjelaskan bahwa penelitian tersebut bertujuan mengungkap representasi nilai sosial yang terkandung dalam cerpen Orang-Orang Aneh dari Selatan karya Ni Komang Ariani melalui pendekatan sosiologi sastra.

Penelitian tersebut berfokus pada lima aspek utama, yakni nilai sosial dalam bidang agama, pendidikan, ekonomi, politik, serta fungsi nilai sosial dalam kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.

Data utama penelitian diperoleh dari teks cerpen, sementara data pendukung berasal dari berbagai sumber seperti buku teori sastra, artikel ilmiah, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan.

“Hasil penelitian menunjukkan adanya lima kategori nilai sosial yang ditemukan dalam cerpen tersebut, yaitu aspek sosial agama sebanyak tiga data, pendidikan lima data, ekonomi enam data, politik dua data, serta fungsi nilai sosial dalam masyarakat sebanyak sebelas data,” jelas Marlina saat mempresentasikan hasil penelitiannya.

Baca Juga :  Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang Kupas Tuntas 'The Art of Holding the Room', Mahasiswa Diajari Jadi Moderator Andal

Berdasarkan hasil analisis, cerpen karya Ni Komang Ariani tersebut dinilai merepresentasikan berbagai nilai sosial yang mencerminkan realitas kehidupan masyarakat. Selain itu, karya sastra tersebut juga berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran karakter dan sosial dalam dunia pendidikan.

Ketua Penguji, Dr. Hj. Nuraini Kasman, M.Pd., memberikan apresiasi atas kemampuan mahasiswa dalam mengkaji karya sastra melalui pendekatan sosiologi sastra yang dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.

Menurutnya, penelitian sastra tidak hanya berfungsi mengungkap unsur estetika sebuah karya, tetapi juga mampu menggali pesan-pesan sosial yang terkandung di dalamnya sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.

“Penelitian seperti ini penting untuk terus dikembangkan karena karya sastra merupakan cerminan kehidupan masyarakat. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan kritis dalam membaca dan menganalisis fenomena sosial yang hadir dalam karya sastra,” ujar Nuraini.

Baca Juga :  Akomodasi Kebutuhan Petani, Pemda Sidrap Bakal Terbitkan Surat Edaran Prosedur Pelayanan BBM di SPBU

Ia juga berharap hasil penelitian yang telah dilakukan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa lainnya yang tertarik meneliti bidang sastra, khususnya kajian sosiologi sastra.

“Semoga penelitian ini tidak berhenti pada sidang skripsi saja, tetapi dapat menjadi sumber referensi dan inspirasi bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta memberikan manfaat bagi pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia,” harapnya.

Sidang berlangsung dengan lancar dan interaktif. Tim penguji memberikan sejumlah masukan konstruktif guna menyempurnakan hasil penelitian sebelum ditetapkan sebagai karya ilmiah akhir mahasiswa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *